kodepos kecamatan desa kelurahan kabupaten kota bukit tinggi

 Daftar kodepos kecamatan, desa, kelurahan dan kabupaten yang ada di kota bukit tinggi, lengkap sampai ke pelosok nagari | bukittinggiblogger.blogspot.com

1. Kecamatan Ampek Nagari / IV Nagari - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ampek Nagari / IV Nagari di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Anak Aia Kasiang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Batu Kambing (Kambiang) (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Bawan (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Kampuang Melayu (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Lubuak Aluang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Malabua (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Puduang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Sitalang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Sitanang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Tandikek (Kodepos : 26161)

2. Kecamatan Banuhampu - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Banuhampu di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Cingkaring/Cingkariang I (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Cingkaring/Cingkariang II (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Kubang Putiah (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Kubang Putiah Ateh (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Kubang Putiah Bawah (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Ladang Laweh I (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Ladang Laweh II (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Padang Lua I (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Padang Lua II (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Pakan Sinayan Barat (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Pakan Sinayan Tengah (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Pakan Sinayan Timur (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Sungai Tanang (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Taluak IV Suku I (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Taluak IV Suku II (Kodepos : 26181)

3. Kecamatan Baso - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Baso di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Baso (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Batu Taba Koto Tinggi (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Bungo Koto Tuo (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Koto Baru (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Koto Gadang (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Koto Tinggi (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Koto Tuo (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Kubang Pipik (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Mancuang (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Padang Tarok (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Salo (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Sei Angek (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Sei Cubadak (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Sei Sariak Ladang Hutan (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Simarasok (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Tabek Panjang (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Tangah Salasa (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Titih (Kodepos : 26192)
- Kelurahan/Desa Tujuah Suku (Kodepos : 26192)

4. Kecamatan Candung - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Candung di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Batabuah Koto Baru (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Batang Silasiah (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Bukik Batabuah (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Canduang Koto Laweh (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Gantiang Koto Tuo (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Gobah (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Kubang Duo Koto Panjang (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Lasi Mudo (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Lasi Tuo (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Lubuak Aua Batu Balantai (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Pasanehan (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Tigo Alua (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa V Suku Ateh (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa V Suku Bawah (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa VI Kampuang (Kodepos : 26191)

5. Kecamatan IV Angkat Candung / Ampek Angkek - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan IV Angkat Candung / Ampek Angkek di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Ampang Gadang I (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Ampang Gadang II (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Ampang Gadang III (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Ampang Gadang IV (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Balai Gurah I (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Balai Gurah II (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Balai Gurah III (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Batu Taba I (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Batu Taba II (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Biaro Gadang I (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Biaro Gadang II (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Biaro Gadang III (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Biaro Gadang IV (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Lambah I (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Lambah II (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Lambah III (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Panampuang I (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Panampuang II (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Panampuang III (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Panampuang IV (Kodepos : 26191)
- Kelurahan/Desa Pasia (Kodepos : 26191)

6. Kecamatan IV Koto / Ampek Koto - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan IV Koto / Ampek Koto di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Ate Baruah (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Balingka I Pahambatan (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Balingka II Koto Hilalang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Balingka III Subarang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Guguak Randah (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Guguak T. Sarujo (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Guguak Tinggi (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Jambak (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Kampuang Pisang Phbk (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Koto Gadang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Koto Panjang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Koto Tuo Barat (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Koto Tuo Selatan (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Koto Tuo Timur (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Ranah (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Sianok Anam Suku (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Sungai Jariang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Sungai Landia (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Sutijo (Kodepos : 26161)

7. Kecamatan Kamang Magek - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kamang Magek di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Aia Tabik (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Babukik (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Durian (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Hilia Padang Kunyik (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Kamang Barat (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Kamang Hilir (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Kamang Mudik/Mudiak (Kodepos : 26152)

- Kelurahan/Desa Kamang Tangah (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Kamang Timur (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Magek (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Pakan Sinayan (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Pauah (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Tanah Magek (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Tigo Lurah (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Ujuang Magek (Kodepos : 26152)

8. Kecamatan Lubuk Basung - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Lubuk Basung di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Kampuang Tangah Sikabu (Kodepos : 26451)
- Kelurahan/Desa Kampuang Tangah Ujung Pa (Kodepos : 26451)
- Kelurahan/Desa Anak Aia Dadok Manggopoh (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Anak Aia Kumayan Kampuang Tangah (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Balai Ahad A Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Balai Ahad B Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Balai Salasa Kampuang Pinang (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Balai Satu Manggopoh (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Bancah Taleh Garagahan (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Batang Piarau Kampuang Pinang (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Batu Hampa Kampuang Tangah (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Batu Hampa Manggopoh (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Garagahan Tangah (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Garagahan Timur (Kampuang C) (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Kampung Pinang (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Kubu Anau Manggopoh (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Lab Pacah Garagahan (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Manggopoh Utara A (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Manggopoh Utara B (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Padang Tongga Manggopoh (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Parit Panjang Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Pasa Durian Kampuang Pinang (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Pasa Durian Manggopoh (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Pasa Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Sago Manggopoh (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Sangkir Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Siguhung Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Sungai Jariang A Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Sungai Jariang B Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Surabayo A Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Surabayo B Lubuk Basung (Kodepos : 26452)
- Kelurahan/Desa Surabayo C Lubuk Basung (Kodepos : 26452)

9. Kecamatan Malakak - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Malakak di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Hulu Banda (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Jalan Bantiang (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Limsas (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Malalak Barat (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Malalak Selatan (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Malalak Timur (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Malalak Utara (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Paladangan I (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Paladangan II (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Salimp Kt Andaleh (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Siscam (Kodepos : 26161)
- Kelurahan/Desa Toboh (Kodepos : 26161)

10. Kecamatan Matur - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Matur di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Ampek Surau (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Andaleh (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Buayan Pabatuangan (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Bukik Parit/Parik Panjang (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Cubadak Lilin (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Kuok III Koto (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Lawang (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Matua (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Matua Hilia (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Matua Mudik (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Panta Pauh (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Pauah (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Pd Galanggang (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Puncak Lawang (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Sari Bulan (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Sidang Tangah (Kodepos : 26162)
- Kelurahan/Desa Tigo Balai (Tigo Baleh Nan Basah) (Kodepos : 26162)

11. Kecamatan Palembayan - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Palembayan di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Ampek/IV Koto Palembayan (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Bamban Koto Tinggi (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Baringin I (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Baringin II (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Baringin III (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Baringin IV (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Gumarang I (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Gumarang II (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa III (Tigo) Koto Sei Pua (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Kayu Pasak I Ngungun (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Kayu Pasak II (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Koto Alam I Kampuang Tangah (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Koto Alam II (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Palembayan Tangah (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Pasa Palembayan (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Piladang (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Salareh Aia (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Silungkang (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Sipinang (III Koto Sipinang) (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Sungai Puar (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Tantaman (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Tapian Kandih I (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Tapian Kandih II (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Tapian Kandih III (Kodepos : 26164)
- Kelurahan/Desa Tigo Koto Silungkang (Kodepos : 26164)

12. Kecamatan Palupuh - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Palupuh di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Koto Rantang I (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Koto Rantang II (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Koto Rantang III (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Koto Rantang IV (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Nan Tujuah I (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Nan Tujuah II (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Nan Tujuah III (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Nan Tujuah IV (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Nan Tujuah V (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Pagadih (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Pasia Laweh I (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Pasia Laweh II (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Pasia Laweh III (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Pasia Laweh IV (Kodepos : 26151)
- Kelurahan/Desa Pasia Laweh V (Kodepos : 26151)

13. Kecamatan Sungai Pua / Puar - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sungai Pua / Puar di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Batagak (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Batu Palano (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Galuang (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Kapalo Koto (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Limo Kampuang (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Limo Suku I (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Limo Suku II (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Padang Kudo (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Padang Laweh (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Sariak (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Sungai Buluah Batagak (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Sungai Pua (Puar) (Kodepos : 26181)
- Kelurahan/Desa Tangah Tigo (Kodepos : 26181)

14. Kecamatan Tanjung Mutiara - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanjung Mutiara di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Banda Gadang (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Batang Masang (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Batang Tiku (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Bk. Malintang (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Cacang Randah (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Cacang Tinggi (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Durian Kapeh I (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Durian Kapeh II (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Gadih Angik (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Gasan Kaciak (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Labuhan (Subang) (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Muaro Putuih (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Pasa Tiku (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Pasia Tiku (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Sei Nibuang (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Tiku Selatan (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Tiku Utara (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Tiku V Jorong (Kodepos : 26473)
- Kelurahan/Desa Ujuang Labuang (Kodepos : 26473)

15. Kecamatan Tanjung Raya - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanjung Raya di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Bayua I (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Bayua II (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Bayua III (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Duo Koto I (II Koto I) (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Duo Koto II (II Koto II) (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Koto Gadang IV Koto (Ampek/Anam ) (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Koto Kaciak I (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Koto Kaciak II (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Koto Kaciak III (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Koto Malintang I (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Koto Malintang II (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Maninjau I (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Maninjau II (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Paninjauan (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Sungai Batang I (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Sungai Batang II (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Tanjung Sani I (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Tanjung Sani II (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Tanjung Sani III (Kodepos : 26471)
- Kelurahan/Desa Tanjung Sani IV (Kodepos : 26471)

16. Kecamatan Tilatang Kamang - bukittinggi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tilatang Kamang di Kota/Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) :
- Kelurahan/Desa Aro Kandikia (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Gadut (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Gantiang Tambuo (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Kambiang Tujuah (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Kapau (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Koto Malintang (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Koto Tangah Lamo Selatan (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Koto Tangah Lamo Utara (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Lomo Surau Barat (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Lomo Surau Selatan (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Lomo Surau Timur (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Pandan Basasak Kapau (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Pandan Gadang Ranggo Mala (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Pasia Kapau (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Pincuran Anduring Munggu (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Pulai S. Talang (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Sei Tuak Patangahan (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Sidang Induriang (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Situmbuak Koto Laweh (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa Tigo Kampuang (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa VII Nagari Barat (Kodepos : 26152)
- Kelurahan/Desa VII Nagari Timur Selatan (Kodepos : 26152)

gambar kodepos kota bukittinggi
kodepos kota bukittinggi

semoga artikel kodepos bukittinggi ini bermanfaat, salam admin bukittinggiblogger.blogspot.com


daftar alamat STM/ SMK dibukittinggi


Daftar nama dan alamat SMK/ STM dibukittinggi

 SMK atau sekolah menengah kejuruan



DAFTAR ALAMAT SMK/STM DI BUKIT TINGGI
SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI


Jl. Iskandar Teja Sukmana – Padang Gamuak, Tarok Dipo, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 26117
SMK TERPADU GEMA NUSANTARA BUKITTINGGI

Jl. Prof. Dr. Hamka No.55 Simpang Landbouw Bukittinggi, Tarok Dipo, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 26111
SMK TEKNOLOGI MUHAMMDIYAH

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 12, Bukittinggi, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 26117
SMK PEMBINA BANGSA BUKITTINGGI

Jl. Syech Djamil Djambek No. 33, Pakan Kurai, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 26111
SMK PEMBANGUNAN BUKITTINGGI

Jl. Iskandar Tedja Sukmana, Tarok Dipo, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 26117
SMK KOSGORO 1 BUKITTINGGI
  

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 33, Tarok Dipo, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 26117
SMK KOSGORO 2 BUKITTINGGI

Jl. Dr. A. Riva’i No. 12 Atas Ngarai, Kayu Kubu, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 26115
SMK GAJAH TONGGA BUKITTINGGI

Jl. Syeckh M. Jamil Jambek No. 25, Pakan Kurai, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 26112
SMK NEGERI 2 BUKITTINGGI


Jl. Syech M. Jamil Jambek, Aur Tanjungkang Tengah Sawah, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 26111
SMK FARMASI IMAM BONJOL


Jl. Kesehatan No. 29, Guguk Panjang/Bukittinggi, GUGUK PANJANG, KOTA BUKITTINGGI 00000
SMK PARAMITHA BUKITTINGGI


Jl. Veteran No. 79 C, Puhun Tembok, MANDIANGIN KOTO SELAYAN, KOTA BUKITTINGGI 26124
SMK PARIWISATA BUKITTINGGI

Jl. Cempaka 1 Guguak Bulek, Campago, MANDIANGIN KOTO SELAYAN, KOTA BUKITTINGG
SMK YPPTI BUKITTINGGI


Jl. Sudirman No. 6 Bukittinggi, Sapiran-Bukittinggi, AUR BIRUGO TIGO BALEH, KOTA BUKITTINGG
SMK ELEKTRONIKA INDONESIA BUKITTINGGI

Jln. Prof. Dr. Hamka No. 55, Pakan Kurai, AUR BIRUGO TIGO BALEH, KOTA BUKITTINGI

SMK atau sekolah menengah kejuruan merupakan bentuk satuan dari pendidikan formal setingkat SMA atau sekolah menengah atas, sebagai lanjutan dari SMP/MTs, dikota yang terkenal dengan jamgadang ini terdapat beberapa SMK baik dikelola oleh pemerintah ( negeri ) maupun swasta


sejarah pendidikan pada masa pendudukan jepang

bukittinggi blogger| sejarah pendidikan pada masa pendudukan jepang

 
1. Pendidikan Pemerintah
 
sejarah pendidikan | bukittinggi blogger
Pada dasarnya pendidikan di Sumatera Barat sewaktu Jepang berkuasa tidak teratur. Sekolah Dasar yang agar teratur diberikan pelajaran sekali atau dua kali seminggu hanya di kota kota saja, seperti Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Solok, Pariaman, Batusangkar, dan Padang Panjang. Sedangkan sekolah di tempat lainnya tidak berjalan sebagaimana mestinya, guru dan murid masing-masing sibuk mengurus dirinya sendiri, bahkan banyak murid yang meninggalkan bangku sekolah tanpa dapat diawasi oleh guru atau Kepala Sekolah.
 
Di Kota-kota pelaksanaan sekolah tidak berjalan lancar, karena banyak murid yang dipaksa ikut bergotong royong membuat jalan baru atau berkebun di sekitar sekolah untuk menambah atau mencukupi kebutuhan Jepang akan bahan makanan yang mereka perlukan untuk keperluan perang.
 
Jenis sekolah yang banyak waktu itu di Sumatera Barat adalah Sekolah Dasar 6 tahun, Jepang menyeragamkan seluruh sekolah dasar menjadi Sekolah Dasar 6 tahun dengan nama Sekolah Nippon Indonesia ( S N I ) atau dalam bahasa Jepang disebut "Kokumin Gakko".

 Dengan penyeragaman itu, maka Sekolah Dasar 6 tahun hampir terdapat di seluruh daerah Sumatera Barat, terutama di daerah yang dahulunya menjadi ibukota Keresidenan, Kewedanaan, Kedemangan, dan nagari-nagari yang menjadi ibukota Kelarasan. Bagi daerah yang dianggap Jepang tidak mampu atau terlampau jauh dan pengawasan seperti daerah pegunungan, sekolahnya dihapuskan saja dan muridnya disuruh menggabung kepada Sekolah Dasar yang terdekat dengan daerah tersebut.


 Sedangkan pendidikan Menengah di Sumatera Barat hanya terdapat di Bukittinggi dan Padang, Jepang membatasi jumlah Sekolah Menengah dengan maksud supaya mudah melakukan pengawasan. Yang boleh masuk Sekolah Menengah Jepang ini hanyalah orang yang terpilih melalui Kepala Sekolah Dasar setempat. Orang yang dipilih adalah pemuda yang tegap badannya dan sehat jasmaninya, karena di samping belajar mereka juga disuruh mengerjakan beberapa pekerjaan lain untuk kepentingan Jepang. Pada zaman pendudukan Jepang Sekolah Menengah tidak dibagi dua seperti sekarang, yaitu Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas, melainkan Sekolah Menengah saja. Sebaliknya Sekolah Kejuruan memang agak banyak macamnya walaupun hanya terdapat di Padang dan Bukittinggi saja. Sekolah Kejuruan yang ada pada waktu itu adalah Sekolah Pertanian, Sekolah Teknik, Sekolah Polisi, Sekolah Pamong. Sekolah itu banyak jumlahnya adalah karena dibutuhkan oleh Jepang dalam memberikan bantuan terhadap keberhasilan perangnya. Tenaga mereka diperbantukan pada kantor Jepang atau dilatih dengan latihan kemiliteran untuk kemudian dibawa ke medan perang.

 Perguruan Tinggi pada wktu itu memang tidak ada di Sumatera Barat sesuai dengan kebijaksanaan Jepang yang hanya mengizinkan Perguruan Tinggi di Jawa saja.

 
Sekolah non-formal pada waktu Jepang berkuasa di Sumatera Barat agak banyak didirikan oleh Jepang melalui organisasi kepemudaan seperti Seinendan,  Kaibodan,  Bogodan, yang dilatih secara kemiliteran. Pendidikan untuk mereka dimaksudkan untuk dapat mempersiapkan diri menjaga kampong mereka masing-masing, tetapi sesungguhnya mereka dipersiapkan sebagai tenaga cadangan apabila tentara Jepang sudah kurang. Disamping itu ada perkumpulan wanita yang bernama Hahanokai yang bertugas pada dapur umum atau menghibur tentara yang sedang berjuang di garisdepan. Tetapi kebanyakan tugas dari Hahanokai adalah mempersiapkan perbekalan bagi tentara Jepang dan menghibur orang-orang Jepang, terutama para opsir Jepang yang baru kembali dari garis depan.

 
Masalah pendidikan pada waktu Jepang berkuasa di Sumatera Barat ini membawa akibat yang baik dan yang buruk. Buruknya adalah anak tidak diberi pelajaran sebagaimana mestinya, tetapi disuruh kerja bakti atau gotong royong mengerjakan kepentingan Jepang. Beberapa kali seminggu anak-anak disuruh gotong royong menanam ubi, lebih-lebih setelah dekat kekalahannya terhadap Sekutu. Moral anak-anak menjadi rusak, karena tindakan tentara Jepang yang tidak mendidik seperti memarahi seorang guru di hadapan muridnya. Hal ini sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan jiwa anak-anak yang sedang berkembang itu. Mereka serta merta dapat meniru perbuatan Jepang tersebut terhadap orang lain, walaupun terhadap orang yang lebih tua sekalipun. Karena keadaan seperti itu tidak ada yang melarang, lama-lama anak-anak menjadi biasa dengan perbuatan tersebut, bahkan tidak jarang seorang anak melawan kepada orang tuanya karena masalah yang kecil saja. Di samping itu anak-anak sekolah termasuk juga orang dewasa dipaksa mengikuti dan menirukan kebiasaan orang Jepang seperti "seikere" menghadap ke Jepang (matahari terbit) setiap pagi, diwajibkan menyanyikan lagu-lagu Jepang di sekolah, memberi hormat kepada orang Jepang walaupun pangkatnya rendah. Hal tersebut ada hubungannya dengan maksud Jepang untuk men-Jepangkan orang Indonesia seperti yang mereka lakukan di Mansyuria. Tetapi akibatnya bagi anak-anak Sumatera Barat mereka dapat melupakan kebudayaan dan kebiasaan mereka sendiri yang telah merupakan warisan turun-temurun. Dalam melakukan kebiasaan itu, orang Jepang memerintahkan dengan keras, barang siapa yang tidak mau melaksanakan segera dihukum di hadapan khalayak ramai dengan jalan menamparnya berulang-ulang. Akibat pendidikan seperti itulah yang sangat buruk pengaruhnya terhadap perkembangan jiwa anak-anak.

 
Sebaliknya akibat yang baik dari pendidikan zaman Jepang adalah menyeragamkan seluruh tahun ajaran Sekolah Dasar. Hal ini baru pertama kalinya terjadi di Indonesia semenjak Indonesia dijajah oleh Belanda. Dengan adanya keseragaman dalam waktu pendidikan, masalah penyelenggaraan dan pengawasan sekolah mudah dilakukan serta kurikulumnya dapat di buat dengan lebih baik dan seragam. Dengan demikian pengetahuan murid Sekolah Dasar pada waktu Jepang itu dalam teorinya sama di manapun sekolah itu diadakan. Tetapi sayangnya isi pelajaran waktu itu sangat rendah mutunya, walaupun kebanyakan dari guru adalah yang telah berpengalaman semenjak zaman Belanda dahulu. Rendahnya mutu sekolah disebabkan

Jepang banyak campur tangan dengan memberikan latihan kemiliteran dan menyuruh bergotong royong sehingga tidak ada kesempatan bagi guru mengajar dengan baik. Kalau tidak bergotong royong atau latihan kemiliteran, anak-anak hanya diajar menyanyikan lagu-lagu Jepang yang sangat mengganggu jam pelajaran di sekolah. Murid-murid yang tidak datang kesekolahpun tidak mendapat teguran sama sekali dari majelis guru, karena mereka tidak berdaya sama sekali. Keseragaman sekolah yang baik itu tidak diisi Jepang dengan materi pelajaran yang cocok buat anak didik yang sedang berkembang itu. Keadaan seperti ini akan jauh pengaruhnya sesudah Indonesia merdeka, karena pada waktu itulah anak-anak yang mendapat pendidikan Jepang itu mengalami masa dewasanya dan ikut menyelenggarakan kehidupan bangsanya.
 

Bahasa Indonesia dijadikan bahasa resmi di kantor dan di sekolah. Hal ini baik untuk perkembangan bahasa Indonesia di kemudian hari.
 
Dengan berkembangnya bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, rasa persatuanpun dengan mudah dapat digalang dan dibina dengan baik di tengah masyarakat, karena sekarang mereka dengan mudah dan dimengerti orang lain untuk mengemukakan perasaan dan buah pikirannya. Dengan dijadikannya bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi, keuntungan bukan saja dalam pengembangan bahasa itu saja, tetapi dapatnya dibina kesatuan bangsa dengan cepat, suatu kondisi yang diperlukan dalam mencapai Indonesia merdeka.

 Disamping pendidikan formal yang diberikan Jepang di sekolah kepada rakyat Sumatera Barat, juga diberikan pendidikan non-formal yang merupakan pendidikan kemiliteran. Kepada pemuda diajarkan peraturan baris berbaris dan disiplin militer. Lembaga pendidikan khusus untuk pendidikan militer ini seperti Heiho dan Gyugun yang terdapat di Padang dan Bukittinggi.
  
Dalam Gyugun pemuda Sumatera Barat ditempa secara pisik dengan berat yang menyebabkan mereka menjadi orang yang berhati keras. Banyak di antara mereka yang dilatih dalam Gyugun kemudian menjadi pemimpin sampai sekarang. Pada awal kemerdekaan Indonesia mereka itulah yang membimbing rakyat Sumatera Barat ke arah perjuangan yang benar sehingga keamanan dapat dipertahankan di Sumatera Barat. Waktu Perang Kemerdekaan mereka jugalah yang membina dan mengatur perlawanan rakyat yang menguntungkan bagi rakyat Sumatera Barat.
 

2. Pendidikan Swasta

 Sekolah swasta tidak berkembang selama Jepang menduduki Sumatera Barat, karena mereka mengawasi sekolah swasta itu dengan sangat ketat sekali. Sekolah swasta yang dapat dibuka apabila mendapat pengawasan langsung dan Jepang atau diselenggarakan oleb Jepang sendiri. Sekolah swasta yang dibuka sudah kehilangan kepribadian. Kinrohosi, seikere menghadap Tokyo, menyanyikah lagu-lagu Jepang, belajar bahasa Jepang terpaksa dilakukan.

 Kebanyakan sekolah swasta yang dibuka hanya tingkatan Sekolah Dasar seperti Taman Siswa dan Muhammadiyah. Landasan pendidikan pada zaman pendudukan Jepang adalah mengajak bangsa Indonesia bekerjasama dengan Jepang untuk mencapai Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya yang selalu didengung-dengungkan melalui gerakan militer. Tujuan pendidikan yang ingin dicapai adalah mendapat tenaga cuma-cuma dan prajurit untuk membantu peperangan yang sedang dilakukan.
 
Berdasarkan landasan dan tujuan pendidikan itu Jepang melakukan dan menyelenggarakan latihan kemiliteran dan gotong royong serta kerja bakti.





sumber: pakguruonline



angka IV atau IIII pada jam gadang bukittinggi

angka 4, IV atau IIII pada jam gadang bukittinggi | Jam Gadang adalah landmark kota Bukittinggi dan provinsi Sumatra Barat di Indonesia. Simbol khas Sumatera Barat ini pun memiliki cerita dan keunikan karena usianya yang sudah puluhan tahun. Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh. Peletakan batu pertama jam ini dilakukan putra pertama Rook Maker yang saat itu masih berumur 6 tahun. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur (Sekretaris Kota).

Simbol khas Bukittinggi dan Sumatera Barat ini memiliki cerita dan keunikan dalam perjalanan sejarahnya. Hal tersebut dapat ditelusuri dari ornamen pada Jam Gadang. Pada masa penjajahan Belanda, ornamen jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan.

Pada masa penjajahan Jepang , ornamen jam berubah menjadi klenteng. Sedangkan pada masa setelah kemerdekaan, bentuknya ornamennya kembali berubah dengan bentuk gonjong rumah adat Minangkabau .

Angka-angka pada jam tersebut juga memiliki keunikan. Angka empat pada angka Romawi biasanya tertulis dengan IV, namun di Jam Gadang tertera dengan IIII.

Dari menara Jam Gadang, para wisatawan bisa melihat panorama kota Bukittinggi yang terdiri dari bukit, lembah dan bangunan berjejer di tengah kota yang sayang untuk dilewatkan.

Saat dibangun biaya seluruhnya mencapai 3.000 Gulden dengan penyesuaian dan renovasi dari waktu ke waktu. Saat jaman Belanda dan pertama kali dibangun atapnya berbentuk bulat dan diatasnya berdiri patung ayam jantan.

Sedangkan saat masa jepang berubah lagi dengan berbentuk klenteng dan ketika Indonesia Merdeka berubah menjadi rumah adat Minangkabau.

Setiap hari ratusan warga berusaha di lokasi Jam Gadang. Ada yang menjadi fotografer amatiran, ada yang berjualan balon, bahkan mencari muatan oto (kendaraan umum) untuk dibawa ke lokasi wisata lainnya di Bukittinggi.

"Jam Gadang ini selalu membawa berkah buat kami yang tiap hari bekerja sebagai tukang foto dan penjual balon di sini. Itu sebabnya jam ini menjadi jam kebesaran warga Minang," ujar Afrizal, salah seorang tukang potret amatir di sekitar Jam Gadang.

Untuk mencapai lokasi ini, para wisatawan dapat menggunakan jalur darat. Dari kota Padang ke Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan menggunakan angkutan umum. Setelah sampai di kota Bukittinggi, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan kota ke lokasi Jam Gadang.
Lebih Jauh Tentang Jam Gadang:


Sepintas, mungkin tidak ada keanehan pada bangunan jam setinggi 26 meter tersebut. Apalagi jika diperhatikan bentuknya, karena Jam Gadang hanya berwujud bulat dengan diameter 80 sentimeter, di topang basement
dasar seukuran 13 x 4 meter, ibarat sebuah tugu atau monumen. Oleh karena ukuran jam yang lain dari kebiasaan ini, maka sangat cocok dengan sebutan Jam Gadang yang berarti jam besar.

Bahkan tidak ada hal yang aneh ketika melihat angka Romawi di Jam Gadang. Tapi coba lebih teliti lagi pada angka Romawi keempat. Terlihat ada sesuatu yang tampaknya menyimpang dari pakem. Mestinya, menulis angka Romawi empat dengan simbol IV. Tapi di Jam Gadang malah dibuat menjadi angka satu yang berjajar empat buah (IIII). Penulisan yang diluar patron angka romawi tersebut hingga saat ini masih diliputi misteri.

Tapi uniknya, keganjilan pada penulisan angka tersebut malah membuat Jam Gadang menjadi lebih “menantang” dan menggugah tanda tanya setiap orang yang (kebetulan) mengetahuinya dan memperhatikannya. Bahkan uniknya lagi, kadang muncul pertanyaan apakah ini sebuah patron lama dan kuno atau kesalahan serta atau atau yang
lainnya. Dari beragam informasi ditengah masyarakat, angka empat aneh tersebut ada yang mengartikan sebagai penunjuk jumlah korban yang menjadi tumbal ketika pembangunan. Atau ada pula yang mengartikan, empat orang tukang pekerja bangunan pembuatan Jam Gadang meninggal setelah jam tersebut selesai. Masuk akal juga, karena jam tersebut diantaranya dibuat dari bahan semen putih dicampur putih telur.

Jika dikaji apabila terdapat kesalahan membuat angka IV, tentu masih ada kemungkinan dari deretan daftar misteri. Tapi setidaknya hal ini tampaknya perlu dikesampingkan.
Sebagai jam hadiah dari Ratu Belanda kepada controleur (sekretaris kota), dan dibuat ahli jam negeri Paman Sam Amerika, kemungkinan kekeliruan sangat kecil. Tapi biarkan saja misteri tersebut dengan berbagai kerahasiaannya.

Namun yang patut diketahui lagi, mesin Jam Gadang diyakini juga hanya ada dua di dunia. Kembarannya tentu saja yang saat ini terpasang di Big Ben, Inggris. Mesin yang bekerja secara manual tersebut oleh pembuatnya, Forman (seorang bangsawan terkenal) diberi nama Brixlion.

Sekarang balik lagi ke angka Romawi empat, apakah pembuatan angka empat yang aneh itu disengaja oleh pembuatnya, juga tidak ada yang tahu. Tapi yang juga patut dicatat, bahwa Jam Gadang ini peletakan batu pertamanya dilakukan oleh seorang anak berusia enam tahun, putra
pertama Rook Maker yang menjabat controleur Belanda di Bukittinggi ketika itu.

Ketika masih dalam masa penjajahan Belanda, bagian puncak Jam Gadang terpasang dengan megahnya patung seekor ayam jantan. Namun saat Belanda kalah dan terjadi pergantian kolonialis di Indonesia kepada Jepang, bagian atas tersebut diganti dengan bentuk klenteng. Lebih jauh lagi ketika masa kemerdekaan, bagian atas klenteng diturunkan diganti gaya atap bagonjong rumah adat Minangkabau.

sumber.kaskus.us



 

FOLLOWER

TRANSLATE

PENCARIAN ARTIKEL